084458
Kunjungan hari ini : 20
Total pengunjung : 38101
Hits hari ini : 20
Total Hits : 84458
Pengunjung Online: 1



Tata Tertib Kesiswaan

PENDAHULUAN

Sekolah adalah lembaga tempat berlangsungnya pendidikan dan latihan (diklat), tempat proses belajar dan mengajar dan siswa berlatih agar kepribadian, kecerdasan dan ketrampilan tumbuh berkembang sesuai dengan tujuan pendidikan.

Untuk mencapai tujuan tersebut perlu adanya usaha / upaya, itikad, saling pengertian dan kerja sama antara seluruh personel sekolah yaitu guru, karyawan dan siswa dengan orang tua dan masyarakat serta instansi terkait.

 

Tata tertib ini dibuat untuk menciptakan suasana yang kondusif mendukung tujuan pendidikan, sehingga semangat belajar siswa dan guru mengajar dapat tumbuh berkembang sehingga tujuan sekolah, misi dan visi sekolah dapat tercapai.

 

1.  KEHADIRAN SISWA

 

1.1  Siswa wajib hadir 5 menit setiap hari sebelum bel masuk sampai selesai pelajaran sesuai dengan jadwal pelajaran yang berlaku.

1.2  Siswa yang terlambat hadir, wajib melapor dan meminta izin kepada guru piket.

1.3  Siswa terlambat lebih dari 10 menit meminta surat izin kepada guru piket dan diperbolehkan masuk kelas pada jam pelajaran kedua.

1.4 Siswa yang berhalangan hadir wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis dari orang tua / wali dan sepengetahuan dari RT atau dilengkapi dengan Surat Keterangan Dokter apabila sakit (lebih dari 3 hari) atau Surat Dispensasi dari instansi atau Organisasi apabila mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan / organisasi. Surat tersebut dapat disampaikan melalui WA (difoto) kepada wali kelas.

1.5  Siswa yang selama 3 ( tiga ) hari berturut-turut tidak masuk sekolah tanpa alasan yang jelas, orang tua / wali siswa dipanggil atau wali kelas dan guru BK melakukan homevisit.

1.6 Siswa yang karena suatu sebab tidak dapat mengikuti kegiatan belajar sampai selesai pelajaran, wajib memberitahukan dan meminta izin terlebih dahulu kepada guru piket/ Waka Kesiswaan secara tertulis setelah mendapat persetujuan dari guru mata pelajaran yang ditinggalkan, dimana lembar pertama dari surat izin tersebut disimpan di kelas dan lembar kedua dibawa ke rumah untuk ditandatangani orang tua / wali siswa kemudian dikembalikan ke sekolah pada hari berikutnya melalui guru piket / Waka Kesiswaan.

 

2.  KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH

2.1 Siswa wajib mengikuti keseluruhan kegiatan belajar yang diatur dengan penuh kesungguhan.

2.1.1 Proses belajar mengajar setiap hari dimulai pukul 07.00 WIB dan diakhiri sesuai dengan jadwal yang berlaku.

2.2 Setiap hari, kegiatan belajar diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan diakhiri dengan do’a bersama dan menyanyikan lagu daerah dengan penuh kesungguhan. Setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat membaca Asmaul Husna untuk yang muslim dan yang non muslim menyesuaikan.

2.3   Pada saat guru sedang mengajar, siswa dilarang menggunakan HP dan mengerjakan tugas mata pelajaran lain. Siswa wajib terus mengikuti kegiatan belajar sampai selesai sesuai dengan jumlah jam pelajaran.

2.4 Siswa wajib membuat / mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru mata pelajaran dengan baik dan tepat waktu.

2.5  Siswa wajib menyiapkan pelajaran, buku-buku paket yang dipinjam dari perpustakaan dan buku-buku penunjang lainnya.

2.6  Siswa wajib menjadi anggota perpustakaan sekolah dan membaca buku sejumlah yang ditentukan oleh guru.

2.7  Siswa wajib mengikuti berbagai kegiatan yang ditugaskan oleh guru mata pelajaran untuk prestasi pribadi atau demi nama baik sekolah.

 

3. TUJUH K (7K) KELAS DAN SEKOLAH        

3.1 Siswa wajib turut berpartisipasi memelihara Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, Keindahan, Kekeluargaan, Kerindangan, dan Kesehatan (7K) kelas dan sekolah.

3.2   Siswa dilarang membuang sampah, kertas bekas tidak pada tempatnya, menulis dan mengotori meja kursi belajar, tembok, WC dan tempat lain dengan spidol, tip-x, cat / pilox, permen dan lain – lain.

3.3   Siswa dilarang membuat gaduh dan keributan di dalam kelas sehingga mengganggu kelas lainnya.

3.4  Siswa dilarang merusak kelengkapan, hiasan kelas dan tumbuh – tumbuhan yang ada di sekolah.

3.5   Siswa wajib mempersiapkan kelengkapan pelajaran baik pribadi maupun klasikal sebelum PBM dimulai, membersihkan ruangan sebelum dan sesudah guru mengajar.

3.6  Siswa dilarang memindahkan, menukar meja kursi kelas ke kelas lain tanpa ijin terlebih dahulu kepada sekolah.

3.7  Setelah pelajaran terakhir, siswa diwajibkan membersihkan kelasnya masing – masing sesuai dengan jadwal piket yang ada diawasi oleh guru yang mengajar jam terakhir.

3.8  Siswa wajib menjaga, memelihara segala alat/sarana sekolah di kelas, ruang laboratorium, ruang perpustakaan dan ruang lainnya agar dalam kondisi siap pakai. Siswa dilarang menggunakan fasilitas pembelajaran (seperti: LCD, speaker, dll) tanpa seizin pihak sekolah.

3.9   Siswa yang membawa kendaraan wajib menempatkan pada tempat yang telah disediakan dengan tertib dan rapi.

 

4.  KETAHANAN DAN KEAMANAN SEKOLAH

4.1  Siswa wajib memelihara ketahanan dan keamanan sekolah terhadap ancaman, gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam dengan tidak bertindak main hakim sendiri atua sewenang – wenang, sesuai dengan kelas masing – masing.

4.2   Siswa dilarang membawa senjata tajam, senjata api dan alat lain yang membahayakan diri sendiri atau orang lain, buku bacaan dan gambar   cabul (porno) termasuk jenis compact disk,  rokok, narkoba baik yang dihisap, pil, suntik dan lain–lain.

4.3   Siswa wajib mengikuti setiap upacara bendera di sekolah, upacara hari besar nasional yang ditentukan sekolah atau lembaga terkait.

4.4 Siswa dilarang keras berkelahi atau tindak kekerasan lain yang membahayakan keselamatan orang lain di sekolah atau di luar sekolah.

4.5  Siswa dilarang menerima tamu kecuali telah diizinkan oleh Wakasek Kesiswaan atau guru piket.

4.6   Siswa yang kehilangan barang/uang harap melapor kepada guru piket kemudian berkoordinasi dengan wali kelas atau kaproli kemudian kepada Wakasek Kesiswaan atau Kepala Sekolah.

4.7   Siswa putri dilarang jajan atau nongkrong di warung luar sekolah (Warung mbak Nana, rumah gang kecil menghadap ke barat) demi keamanan dan menjaga etika sekolah.

 

5.  SIKAP, PERILAKU DAN PAKAIAN SISWA

5.1  Siswa wajib berlaku sopan, saling menghormati terhadap guru, karyawan, sesama teman dan masyarakat serta membudayakan salam dan tutur kata yang sopan.

5.2  Siswa dilarang mengucapkan  kata–kata kasar dan kotor baik secara langsung atau melalui media jejaring sosial sehingga menyinggung perasaan orang lain.

 

5.3  Siswa dilarang bersikap dan bertindak yang dapat mencemarkan nama baik sekolah misalnya menjadi Pemandu Karaoke atau sejenisnya, memiliki foto, gambar, dan video yang tidak senonoh dan dipublikasikan melalui media sosial, dll.

5.4 Siswa bersikap jujur, sportif, berani bertangggung jawab, mengakui kesalahan dan menerima sanksi yang diberikan akibat perilakunya

5.5 Siswa wajib mengenakan pakaian yang benar dan sopan menurut ketentuan sebagai berikut:

5.5.1 Hari Senin dan Selasa  memakai seragam OSIS lengkap berdasi dengan atribut tanpa topi (jilbab putih) dan sepatu hitam polos dengan kaos kaki putih panjang berlogo SMK PGRI 2 Salatiga.

5.5.2 Hari Rabu memakai seragam batik, jilbab menyesuaikan dan sepatu bebas.

5.5.3  Hari Kamis semua siswa memakai seragam pramuka lengkap, sepatu      hitam, kaos kaki hitam panjang.

5.5.4 Hari Jum’at siswa memakai seragam identitas kompetensi keahlian,   sepatu bebas (sepatu plastik tidak boleh dipakai), dan memakai kaos   kaki.

5.5.5 Pada saat upacara, memakai seragam OSIS lengkap berdasi dengan   atribut dan topi (jilbab putih) serta sepatu hitam polos dengan kaos kaki   putih panjang berlogo SMK PGRI 2 Salatiga.

5.5.6 Jaket, sweeter, rompi dan topi tidak boleh dipakai di komplek sekolah   dan selama PBM berlangsung kecuali ada ijin dari guru piket/Waka   Kesiswaan.

5.5.7  Kaos olahraga sekolah hanya dipakai saat pelajaran olah raga atau     saat pertandingan antar kelas (class meeting).

5.5.8   Siswa harus selalu berpakaian bersih dan rapi.

5.5.9  Rambut siswa laki-laki 2 cm dari permukaan kulit kepala dan tidak     boleh disemir.

5.5.10  Siswa wanita dilarang menyemir dan menyambung rambut.

5.5.11   Bawahan seragam siswa harus sesuai ketentuan (celana tidak boleh      pensil dan rok sebatas mata kaki)

5.5.12    Siswa tidak boleh memakai aksesoris berlebihan.

5.6   Siswa – siswi dilarang makan dan minum saat proses pembelajaran.

 

6.  ORGANISASI SISWA

6.1 Di sekolah hanya ada satu organisasi siswa yaitu OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Setiap siswa wajib menjadi anggota aktif dan berpartisipasi.

6.2  Organisasi ekstrakurikuler diperbolehkan sesuai dengan ketentuan (Disdikpora) dan diijinkan Kepala Sekolah yang kesemuanya di bawah koordinasi OSIS.

6.3  Siswa dilarang membawa pengaruh organisasi luar atau berpolitik di lingkungan sekolah.

6.4   Untuk kegiatan agama di sekolah dikoordinasikan oleh Seksi Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa OSIS dan di bawah Pembina OSIS / Agama / Kesiswaan.

 

7.          HUBUNGAN ANTARA SISWA, GURU DAN KARYAWAN

7.1 Hubungan antara siswa bersifat persaudaraan yang akrab secara kekeluargaan.

7.2  Hubungan siswa dengan guru / karyawan bersifat sebagai orang tua, pelindung dan fasilitator.

7.3  Hubungan yang tidak serasi yang menimbulkan persengketaan harus diselesaikan atas dasar musyawarah serta menghindari penyelesaian secara kekerasan atau dengan cara sendiri – sendiri.

 

8.  KEWAJIBAN ADMINISTRASI SEKOLAH

8.1   Siswa wajib memberikan data pribadi / administrasi yang sebenarnya dalam angket / wawancara sekolah yang disiapkan oleh urusan kesiswaan / BK.

8.2   Siswa wajib memenuhi kewajiban administrasi keuangan SPP tiap bulan antara tanggal 1 s.d 10. Pada waktu membayar bukti pambayaran SPP harus dibawa.

8.3   Keterlambatan pembayaran SPP dan kewajiban keuangan lainnya wajib melaporkan alasannya kepada petugas pemungut iuran atau Kepala Sekolah / Kaproli / Wali Kelas dan orang tua / wali siswa harus datang ke sekolah.

8.4   Siswa wajib melaporkan kartu bukti pembayaran SPP yang hilang / rusak kepada petugas pemungut SPP.

8.5   Siswa wajib memiliki, memelihara dengan baik buku raport, buku pribadi, buku kegiatan siswa, kartu OSIS, kartu anggota perpustakaan dan buku lainnya yang menjadi milik atau tanggung jawabnya.

 

9.  HAK DAN KEWAJIBAN

9.1   Setiap siswa berhak mendapat pelajaran / pendidikan dan latihan yang sama dengan sebaik – baiknya.

9.2  Setiap siswa mempunyai hak yang sama dalam menggunakan fasilitas dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

9.3  Siswa dilindungi haknya oleh sekolah dari tindakan / perlakuan sewenang – wenang yang merugikan pribadinya.

9.4  Siswa berhak mengadukan masalah, menyampaikan keluhan secara lisan / tertulis kepada wali kelas, BP / BK, Wakasek atau Kepala Sekolah untuk mendapat tanggapan, perhatian dan tindak lanjut.

9.5  S iswa wajib mematuhi ketentuan peraturan tata tertib secara keseluruhan dan menerima segala sanksi yang dikenakan sebagai akibat dari perilaku dan pelanggaran yang dilakukannya.

 

10.       PELANGGARAN DAN SANKSI

10.1  Sanksi – sanksi akibat pelanggaran aturan tata tertib siswa dikenakan hukuman sesuai dengan peraturan yang berlaku. (sanksi pelanggaran tata tertib terlampir)

10.2 Jika siswa yang melanggar tata tertib / peraturan dan telah diperingatkan, maka dilakukan :

10.1.1   Pemanggilan pertama, siswa mendapatkan surat peringatan pertama   dari sekolah dan membuat surat pernyataan pertama yang     ditandatangani oleh siswa, orang tua, wali kelas, kaproli, dan BK.

10.1.2  Pemanggilan kedua, siswa mendapatkan surat peringatan kedua dari      sekolah, siswa membuat surat pernyataan kedua yang ditandatangani oleh siswa, orang tua, wali kelas, kaproli, BK, dan Waka Kesiswaan.

10.1.3  Pemanggilan ketiga, siswa dan orangtua menandatangani surat         pengunduran diri

10.3  Jika siswa melanggar tata tertib dalam kategori berat (misalnya : mencuri, melakukan penganiayaan, membawa dan mengonsumsi obat-obatan terlarang, dll) dan sebelumnya belum pernah melakukan pelanggaran, maka siswa membuat surat pernyataan khusus yang ditandatangani oleh siswa, orang tua, wali kelas, kaproli, waka kesiswaan, dan kepala sekolah.


 

PENUTUP

Hal – hal yang belum tercantum dalam tata tertib ini akan diatur secara khusus melalui keputusan Kepala Sekolah. Tata tertib ini dibuat, dipahami, dihayati dan diamalkan dengan penuh pengertian dan kesadaran untuk kepentingan bersama dalam mencapai tujuan pendidikan. Tata tertib siswa ini dalam periode tertentu akan dievaluasi dan disempurnakan sesuai dengan situasi dan kondisi yang berkembang di sekolah. 

 

Ditetapkan di: Salatiga

Tanggal: 13 Juli 2021

Kepala Sekolah

Heriyanta, S.Pd.

NIP. 19651101 199003 1 010