062842
Kunjungan hari ini : 32
Total pengunjung : 26669
Hits hari ini : 32
Total Hits : 62842
Pengunjung Online: 1



Tata Tertib Kesiswaan

1. PENDAHULUAN

Sekolah adalah lembaga tempat berlangsungnya pendidikan dan latihan (diklat), tempat proses belajar dan mengajar dan siswa berlatih agar kepribadian, kecerdasan dan ketrampilan tumbuh berkembang sesuai dengan tujuan pendidikan. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu adanya usaha / upaya, itikad, saling pengertian dan kerja sama antara seluruh personel sekolah yaitu guru, karyawan dan siswa dengan orang tua dan masyarakat serta instansi terkait. Aturan tata tertib ini dibuat untuk menciptakan suasana yang kondusif mendukung tujuan pendidikan, sehingga kegairahan siswa siswi belajar dan guru mengajar dapat tumbuh berkembang sehingga tjuan sekolah, misi dan visi sekolah dapat tercapai.

 

2.KEHADIRAN SISWA

  1. Siswa wajib hadir 5 menit setiap hari sebelum bel masuk sampai selesai pelajaran sesuai dengan jadwal pelajaran yang berlaku.
  2. Siswa Siswa yang terlambat hadir, wajib melapor dan minta ijin kepada guru piket, Wakasek Kesiswaan
  3. Siswa terlambat lebih dari 10 menit menunggu di depan kelas dan baru diperbolehkan masuk kelas jam ke-2.
  4. Siswa yang berhalangan hadir wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis dari orang tua / wali dan sepengetahuan dari perangkat desa terdekat dan dilengkapi dengan Surat Keterangan Dokter apabila sakit atau Surat Dispensasi dari instansi atau Organisasi apabila mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan / organisasi.
  5. Siswa yang selama 3 ( tiga ) hari berturut-turut tidak masuk sekolah tanpa alasan yang jelas, orang tua / wali siswa dipanggil / dilakukan home visit.
  6. Siswa yang karena suatu sebab tidak dapat mengikuti kegiatan belajar sampai selesai pelajaran, wajib memberitahukan dan meminta ijin terlebih dahulu kepada guru piket, wakasek Kesiswaan secara tertulis setelah mendapat persetujuan dari guru mata pelajaran yang ditinggalkan, dimana lembar pertama dari surat ijin tersebut disimpan di kelas dan lembar kedua dibawa ke rumah untuk ditandatangani orang tua / wali siswa kemudian dikembalikan ke sekolah pada hari berikutnya melalui piket / wali kelas.

 

3.KEGIATAN BELAJAR DI SEKOLAH 

  1. Siswa wajib mengikuti keseluruhan kegiatan belajar yang diatur dengan penuh kesungguhan.
  2. Proses belajar mengajar setiap hari dimulai pukul 07.00 WIB dan diakhiri sesuai dengan jadwal yang berlaku.
  3. Setiap hari, kegiatan belajar diawali dan diakhiri dengan do’a bersama dengan penuh kesungguhan.
  4. Setiap pergantian mata pelajaran dimulai dengan mengucapkan Basmalah dan akhir pelajaran mengucapkan Hamdalah ( bagi yang bergama Islam ) dan yang beragama lain menyesuaikan dengan keyakinan masing- masing.
  5. Pada saat guru sedang mengajar, siswa dilarang mengerjakan tugas mata pelajaran lain. Siswa wajib terus mengikuti kegiatan belajar sampai selesai sesuai dengan jumlah jam pelajaran.
  6. Siswa wajib membuat / mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru mata pelajaran dengan baik dan tepat waktu.
  7. Siswa wajib menyiapkan pelajaran, buku-buku paket yang dipinjam dari perpustakaan dan buku-buku penunjang lainnya.
  8. Siswa wajib menjadi anggota perpustakaan sekolah dan membaca buku sejumlah yang ditentukan oleh guru.
  9. Siswa wajib mengikuti berbagai kegiatan yang ditugaskan oleh guru mata pelajaran untuk prestasi pribadi atau demi nama baik sekolah.
  10. Khusus kelas XII tidak boleh membawa HP ke sekolah.

 

 

4.TUJUH K (7K) KELAS DAN SEKOLAH 

  1. Siswa wajib turut berpartisipasi memelihara Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, Keindahan, Kekeluargaan, Kerindangan, dan Kesehatan (7K) kelas dan sekolah.
  2. Siswa dilarang membuang sampah, kertas bekas tidak pada tempatnya, menulis dan mengotori meja kursi belajar, tembok, WC dan tempat lain dengan spidol, tip-x, cat / pilox, permen dan lain – lain.
  3. Siswa dilarang membawa tip-x, cat / pilox.
  4. Siswa dilarang membuat gaduh dan keributan di dalam kelas sehingga mengganggu kelas lainnya.
  5. Siswa dilarang merusak kelengkapan, hiasan kelas dan tumbuh – tumbuhan yang ada di sekolah.
  6. Siswa wajib mempersiapkan kelengkapan pelajaran baik pribadi maupun klasikal sebelum KMB dimulai, membersihkan ruangan sebelum dan sesudah guru mengajar.
  7. Siswa dilarang memindahkan, menukar meja kursi kelas ke kelas lain tanpa ijin terlebih dahulu kepada sekolah.
  8. Setelah pelajaran terakhir, siswa diwajibkan membersihkan kelasnya masing – masing sesuai dengan jadwal piket yang ada diawasi oleh guru yang mengajar terakhir.
  9. Siswa wajib menjaga, memelihara segala alat / sarana sekolah di kelas, ruang laboratorium, ruang perpustakaan dan ruang lainnya agar dalam kondisi siap pakai. Kerusakan / kehilangan alat yang ada menjadi tanggung jawab siswa atau kelas.
  10. Siswa yang membawa kendaraan wajib menempatkan pada tempat yang telah disediakan dengan tertib dan rapi.
  11. Pada saat pelajaran praktik siswa yang sedang tidak praktik wajib belajar teori di kelas untuk mempersiapkan diri. Kelompok praktik siswa diatur oleh guru praktik.

 

 

5.KETAHANAN DAN KEAMANAN SEKOLAH 

  1. Siswa wajib memelihara ketahanan dan keamanan sekolah terhadap ancaman, gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam dengan tidak bertindak main hakim sendiri atua sewenang – wenang, sesuai dengan kelas masing – masing.
  2. Siswa dilarang membawa senjata tajam, senjata api dan alat lain yang membahayakan diri sendiri atau orang lain, buku bacaan dan gambar   cabul ( porno ) termasuk jenis compact disk,  rokok, narkoba baik yang dihisap, pil, suntik dan lain – lain.
  3. Siswa wajib mengikuti setiap upacara bendera di sekolah, upacara hari besar nasional yang ditentukan sekolah atau lembaga terkait.
  4. Siswa dilarang keras berkelahi antar siswa di sekolah atau di luar sekolah atau tindak kekerasan lain yang membahayakan keselamatan orang lain.
  5. Siswa dilarang menerima tamu kecuali telah diizinkan oleh Wakasek Kesiswaan atau guru piket.

 

 

6.SIKAP, PERILAKU DAN PAKAIAN SISWA 

  1. Siswa wajib berlaku sopan, saling menghormati terhadap guru, karyawan, sesama teman dan masyarakat serta membudayakan salam dan tutur kata yang sopan.
  2. Siswa dilarang mengucapkan  kata – kata kasar dan kotor sehingga menusuk perasaan orang lain.
  3. Siswa bersikap jujur, sportif, berani bertangggung jawab, mengakui kesalahan dan menerima sanksi yang diberikan akibat perilakunya
  4. Siswa wajib mengenakan pakaian yang benar dan sopan menurut ketentuan sebagai berikut :  

- Hari Senin, Selasa, Rabu dan Kamis memakai seragam OSIS lengkap dengan atribut tanpa topi (jilbab putih) dan sepatu hitam polos dengan kaos kaki panjang ( min 15 cm dari permukaan teratas sepatu ).

- Hari Jum’at dan Sabtu menggunakan seragam identitas sekolah, rok harus panjang.

- Pada saat upacara, memakai seragam OSIS lengkap dengan atribut dan topi (jilbab putih) serta sepatu hitam polos dengan kaos kaki panjang ( mi 15 cm dari permukaan teratas sepatu ).

- Jaket, sweeter, rompi dan topi tidak boleh dipakai di komplek sekolah dan selama KBM berlangsung kecuali ada ijin dari piket / wakasek Kesiswaan.

- Kaos hanya dipakai saat pelajaran olah raga atau saat pertandingan antar kelas ( class meeting ). 

- Siswa harus selalu berpakaian bersih dan rapi.

- Siswa pria tidak boleh berambut gondrong dan disemir serta tidak boleh memakai celana pensil.

- Siswa wanita dilarang menyemir dan menyambung rambut, serta tidak boleh memakai rok mini.

- Siswa tidak boleh memakai aksesoris berlebihan.

- Siswa – siswi dilarang makan dan minum saat proses pembelajaran.

 

7.ORGANISASI SISWA 

  1. Di sekolah hanya ada satu organisasi siswa yaitu OSIS ( Organisasi Siswa Intra Sekolah ). Setiap siswa wajib menjadi anggota aktif dan berpartisipasi.
  2. Organisasi ekstrakurikuler diperbolehkan sesuai dengan ketentuan DepDikNas dan diijinkan Kepala Sekolah yang kesemuanya di bawah koordinasi OSIS.
  3. Siswa dilarang membawa pengaruh organisasi luar atau berpolitik di lingkungan sekolah.
  4. Untuk kegiatan agama di sekolah dikoordinasikan oleh Sekksi Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa OSIS dan di bawah Pembina OSIS / Agama / Kesiswaan.

 

 

8.HUBUNGAN ANTARA SISWA, GURU DAN KARYAWAN 

  1. Hubungan antara siswa bersifat persaudaraan yang akrab secara kekeluargaan.
  2. Hubungan siswa dengan guru / karyawan bersifat sebagai orang tua, pelindung dan fasilitator.
  3. Hubungan yang tidak serasi yang menimbulkan persengketaan harus diselesaikan atas dasar musyawarah serta menghindari penyelesaian secara kekerasan atau dengan cara sendiri – sendiri.

 

 

9.KEWAJIBAN ADMINISTRASI SEKOLAH 

  1. Siswa wajib memberikan data pribadi / administrasi yang sebenarnya dalam angket / wawancara sekolah yang disiapkan oleh urusan kesiswaan / BK.
  2. Siswa wajib memenuhi kewajiban administrasi keuangan SPP tiap bulan antara tanggal 1 s.d 10. Pada waktu membayar bukti pambayaran SPP harus dibawa.
  3. Keterlambatan pembayaran SPP dan kewajiban keuangan lainnya wajib melaporkan alasannya kepada petugas pemungut iuran atau Kepala Sekolah / Wakasek / Wali Kelas dan orang tua / wali siswa harus datang ke sekolah.
  4. Siswa wajib melaporkan kartu bukti pembayaran SPP yang hilang / rusak kepada petugas pemungut SPP dan dikenakan biaya ganti cetak sebesar Rp. 5.000,00.
  5. Bila keterlambatan pembayaran tanpa pemberitahuan kepala sekolah, dikenakan tambahan denda.
  6. Siswa wajib memiliki, memelihara dengan baik buku raport, buku pribadi, buku kegiatan siswa, kartu OSIS, kartu anggota perpustakaan dan buku lainnya yang menjadi milik atau tanggung jawabnya.

 

 

 

10.HAK DAN KEWAJIBAN 

  1. Setiap siswa berhak mendapat palajaran / pendidikan dan latihan yang sama dengan sebaik – baiknya.
  2. Setiap siswa mempunyai hak yang sama dalam menggunakan fasilitas dan mengikuti kegiatanekstra kurikuler.
  3. Siswa dilindungi haknya oleh sekolah dari tindakan / perlakuan sewenang – wenang yang merugikan pribadinya.
  4. Siswa berhak mengadukan masalah, menyampaikan keluhan secara lisan / tertulis kepada wali kelas, BP / BK, Wakasek atau Kepala Sekolah untuk mendapat tanggapan, perhatian dan tindak lanjut.
  5. Siswa wajib mematuhi ketentuan peraturan tata tertib secara keseluruhan dan menerima segala sanksi yang dikenakan sebagai akibat dari perilaku dan pelanggaran yang dilakukannya.

 

 

11.PELANGGARAN DAN SANKSI 

  1. Sanksi – sanksi akibat pelanggaran aturan tata tertib siswa dikenakan hukuman sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  2. Jika siswa yang melanggar tata tertib / peraturan dan telah diperingatkan, maka dilakukan : 

- Pemanggilan pertama kepada orang tua dan membuat  surat pernyataan.

- Pemanggilan kedua kepada orang tua dan diskors, berupa pengerjaan tugas di sekolah.

- Pemanggilan ketiga kepada orang tua dan siswa dikembalikan ke orang tua.

 

 

12.PENUTUP 

  1. Hal – hal yang belum tercantum dalam aturan tata tertib ini akan diatur secara khusus melalui keputusan Kepala Sekolah. 
  2. Aturan tata tertib ini dibuat, dipahami, dihayati dan diamalkan dengan penuh pengertian dan kesadaran untuk kepentingan bersama dalam mencapai tujuan pendidikan.
  3. Aturan tata tertib siswa ini dalam periode tertentu akan dievaluasi dan disempurnakan sesuai dengan situasi dan kondisi yang berkembang di sekolah.

 

 

 

 

Ditetapkan di: Salatiga

Tanggal: 7 Oktober 2011

Kepala Sekolah

Suratmin, S.Pd.

NIP. 19650101 199003 1 031